KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Brimob Polda Sulselbar Amankan Granat Aktif
Sabtu, 21 November 2009 | 22:04 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com - Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) mengamankan sebuah granat aktif yang ditemukan oleh tukang batu saat melakukan penggalian pondasi Rumah Sakit (RS) Daya Makassar.

Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Hery Subiansauri di Makassar, Sabtu (21/11), mengatakan granat seukuran botol dengan panjang 40 cm, berat 50 kg itu ditemukan oleh Daeng Alle (46), warga Balang Baru, Tamalate, Makassar saat melakukan penggalian.

"Awalnya Daeng Alle yang melakukan penggalian untuk membuat pondasi RS Daya itu menemukan benda seukuran botol menyerupai mortir kemudian membawanya pulang ke rumahnya," katanya.

Setelah menyimpan selama satu hari di rumahnya, lanjut dia, anggota Intelkam Polresta Makassar Timur kemudian mengetahui jika benda seukuran botol yang diduga mortir itu dibawa pulang oleh tukang batu tersebut.

Anggota Intelkam itu kemudian melaporkan hasil temuannya ke Brimob Polda Sulselbar dan mengamankannya sementara sambil menunggu anggota penjinak bahan peledak (Jihandak) Polda Sulselbar. Anggota jaga Brimob Polda Sulselbar yang mendengar laporan itu kemudian menurunkan tim Jihandak sebanyak enam orang untuk melakukan penyidikan.

"Daeng Alle yang tidak mengetahui bahwa  barang itu adalah mortir hanya menyimpannya di rumah. Setelah dijelaskan Daeng Alle  kemudian menyerahkan hasil temuan itu ke polisi untuk segera diamankan," ujarnya.

Rencananya, mortir yang diduga masih aktif itu akan dititipkan sementara di gudang Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulselbar.

Editor: made   |   Sumber : Antara Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.