
KUPANG, KOMPAS.com — Panjang ruas jalan provinsi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dikurangi dari 2.800 km menjadi 1.700 km atau berkurang 1.100 km mulai tahun 2010 mendatang. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Esthon Foenay, di Kupang, Sabtu (21/11).
"Pengurangan itu didasarkan pada keterbatasan kemampuan APBD provinsi untuk pembangunan infrastruktur per tahun anggaran," katanya di Kupang, Sabtu.
Menurut Wagub Foenay, ruas jalan dengan status jalan provinsi di NTT adalah terpanjang di Indonesia yaitu 2.939,86 km. Dari total panjang jalan ini, katanya, sekitar 130 ruas jalan dengan kondisi baik sepanjang 1.036,99 km, kondisi sedang sepanjang 422,10 km, dan kondisi rusak sepanjang 1.477,91 km.
Untuk mempertahankan kondisi jalan provinsi pada tahun anggaran berikutnya, kata dia, membutuhkan dana penanganan sekitar Rp 1,2 triliun per tahun anggaran.
Sedangkan kemampuan rata-rata alokasi dana pembangunan dari APBD dan APBN per tahun hanya mencapai kurang lebih Rp 200 miliar. "Laju penurunan kondisi jalan per tahun mencapai sekitar dua persen berdasarkan kemampuan yaitu 2.939,86 km," katanya.
Berdasarkan fakta ini, kata Wagub Foenay, maka untuk mempertahankan kondisi jalan, perlu ada pembagian kewenangan dengan pemerintah pusat dan pemeritnah daerah.
Dia mengatakan, Gubernur Frans Lebu Raya akan mengeluarkan Surat Keputusan No 339 KEP/HK/2007 tanggal 22 November 2007, soal penetapan ruas jalan menurut status. Berdasarkan SK tersebut, lanjut dia, maka ruas jalan yang diusulkan menjadi jalan nasional sepanjang 857,92 km, setelah dikoreksi dan disesuaikan dengan kondisi keuangan hanya 811,14 km. Sedangkan jalan provinsi diusulkan 1.737,37 km setelah dikoreksi malah bertambah menjadi 1,794,61 km.
"Sepanjang belum ada penetapan terhadap usul-usul tersebut, maka kewenangan penanganan tetap pada Pemerintah Indonesia. Dalam rapat paripurna dengan DPRD NTT, pihak eksekutif telah menyampaikan alasan mengapa terjadi pengurangan jumlah panjang ruas jalan provinsi dan dapat dipahami oleh anggota DPRD NTT," katanya.
Mantan Kepala Bappeda NTT ini mengatakan, kesulitan anggaran untuk menangani jalan provinsi itu belum termasuk ruas jalan nasional di NTT. Ia menyebut panjang jalan nasional di NTT sekitar 1.273 km yang terdiri dari 110 ruas jalan dengan kondisi baik sepanjang 1.036,99 km, kondisi sedang 227,05 km, dan kondisi rusak sepanjang 29,63 km.