KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Berantas Korupsi Lewat Permainan
Sabtu, 21 November 2009 | 08:45 WIB
KOMPAS IMAGES
Mural antikorupsi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Ada hal menarik yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengampanyekan antikorupsi. Seperti tampak di Mal Malioboro, Jumat (20/11), kampanye dilakukan dengan aneka permainan menarik.

Ada permainan lempar anak panah. Sasarannya adalah sebuah gambar tikus berukuran kecil di tengah-tengah bidang kertas. Tikus kecil berwarna merah itu dikelilingi puluhan tikus hitam besar. Pengunjung diberi kesempatan tiga kali melempar. Jika membidik tepat dua tikus merah, akan mendapatkan kaus. Namun, jika gagal total, akan mendapatkan gantungan kunci.

Ada juga permainan komputer berupa puzzle, menyusun kata, dan game ketapel. Untuk puzzle, terhampar gambar-gambar tak beraturan yang mesti disusun di kotak-kotak. Untuk permainan menyusun kata, sederet kotak kosong harus kita isi dengan huruf agar membentuk kalimat, seperti mencontek.

Sedangkan pada permainan game ketapel, kita memerankan posisi memegang ketapel dan mesti melayangkan batu ketapel ke pesawat yang hilir mudik. Penumpang pesawat itu adalah para koruptor. Sedangkan permainan ular tangga banyak dimainkan anak-anak. Sebuah panggung musik mini juga akan menjadi ajang bermusik sejumlah band.

Tak hanya itu, karena di pojok stan dipasang warung kejujuran, berupa rak yang diisi deretan makanan kecil dan minuman kemasan, lengkap dengan label harga. Pada rak diletakkan wadah berisi uang. Ini memang warung untuk menguji kejujuran. Mau mengambil tanpa membayar, bisa. Mau mengambil uang, bisa.

"KPK kini memang mencoba cara baru dalam mengampanyekan antikorupsi. Mal, kami anggap cocok menjadi tempat kampanye yang terbalut permainan sederhana ini," ujar Dotty Rahmawati, Fungsional Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK.

Tak hanya permainan, karena ditampilkan juga foto-foto dan pemutaran video seputar sosialisasi KPK. Pengunjung bisa ikut tanda tangan dukungan antikorupsi dan mendapat buku saku dan leaflet secara cuma-cuma. Disediakan pula teka-teki silang (TTS).

"Kota Yogyakarta menjadi tempat keempat penyelenggaraan acara yang bertajuk 'Kampanye Mall2Mall' ini, setelah Palembang, Lampung, dan Malang. Dari permainan sederhana seperti ini, gerakan melawan korupsi semoga bisa semakin tumbuh," ucap Dotty.

(Lukas Adi Prasetya)

Editor: wsn Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.