KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Cobalah Dua Hari dalam Seminggu Tidak Makan Beras
Sabtu, 21 November 2009 | 08:31 WIB
IGN Sawabi

KENDARI, KOMPAS.com — Mengonsumsi makanan tradisional yang terbuat dari sagu, jagung, ubi kayu, dan beberapa jenis makanan lain bukan berarti masyarakat tergolong miskin.
    
"Dengan mengonsumsi makanan tradisional ternyata mampu mengurangi ketergantungan manusia terhadap beras, karena makanan tradisional tersebut bisa menjadi makanan pengganti beras," kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ny Tina Asnawati Nur Alam, di Kendari, Sabtu (21/11).
    
Menurut Ibu Gubernur Sultra itu, dari kebiasaan mengonsumsi makanan nonberas mampu mengurangi konsumsi masyarakat terhadap beras per kapita/tahun, seperti masyarakat Sultra yang rata-rata konsumsinya kini 110 kg/kapita/tahun, lebih rendah dari konsumsi rata-rata nasional 119 kg/kapita/tahun.
    
Untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan tradisional tersebut, ia mengatakan, "Sebaiknya setiap satu hari atau dua kali dalam satu minggu kita tidak mengonsumsi beras".

Penulis: ABI   |   Editor: Abi   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.