Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 19:20 WIB
DVD Bajakan "2012" Laku di Pontianak
Jodhi Yudono | jodhi | Jumat, 20 November 2009 | 10:31 WIB
|
Share:

www.croptrust.org
Ilustrasi Kubah Kiamat yang dibangun di dalam perut gunung di Kepulauan Svalbard, Norwegia.

PONTIANAK, KOMPAS.com — Keping DVD bajakan film 2012 yang menceritakan peristiwa kiamat versi Hollywood kini laku keras di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

"Sejak Senin (16/11) hingga hari ini saya sudah menjual 800 keping DVD bajakan film itu," kata seorang pedagang di kawasan Pasar Sudirman, Agus (31), di Pontianak, Kamis (19/11).

Ia mengatakan, permintaan masyarakat terhadap film 2012 sangat tinggi. "Satu hari saya mampu menjual 150 keping hingga 200 keping DVD dengan harga Rp 7.000 per keping," katanya.

Agus mengatakan, ia mendapat ratusan keping DVD bajakan itu dari Pulau Jawa dan lokal. "Dari luar pulau hasilnya lebih bagus tetapi harus menunggu lama," katanya.

Hal senada juga diakui oleh Rozi (25), salah seorang pedagang DVD bajakan di lokasi yang sama. Ia dan puluhan pedagang lainnya, sejak sepekan terakhir meraup keuntungan atas pemutaran film 2012.

Ia memperkirakan permintaan atas film itu akan tetap tinggi hingga dua minggu ke depan. "Kalau melihat tingginya animo masyarakat yang mau mendapatkan film itu, saya yakin satu hingga dua minggu ke depan permintaan masih tinggi," ujarnya.

Puluhan PKL yang menjual DVD dan VCD bajakan tersebut kini mulai kehabisan persediaan.

Ariono (35), salah seorang warga Kota Pontianak, mengaku sengaja membeli DVD bajakan film 2012 yang mengangkat cerita kiamat versi Hollywood yang mengisahkan ramalan Suku Maya kuno di Amerika Selatan.

"Daripada nonton di bioskop satu orang harus bayar tiket Rp 20.000, lebih baik saya beli DVD bajakan bisa ditonton satu keluarga," ujarnya.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji menilai pemutaran film yang laku itu merupakan sesuatu yang biasa terjadi di masyarakat.

Ia menyatakan, adanya film itu bisa saja menyadarkan banyak orang agar mau berbuat kebaikan.

"Mudah-mudahan dengan menonton film itu kita menjadi cepat insaf. Sehingga berlomba-lomba melakukan kebaikan dan meninggalkan perbuatan dosa," kata Sutarmidji.

Film 2012 dibintangi John Cussack, aktor top Hollywood. Film tersebut diputar serentak di gedung bioskop di seluruh Indonesia sejak 13 November lalu.

Sumber :
Ant