SEMARANG, KOMPAS.com — Dua awak helikopter dan tiga penumpang kecelakaan helikopter di Pantai Marina, Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/11), selamat. Kelima korban saat ini dibawa ke RS Karyadi Semarang.
Helikopter jenis NBO-105 milik Badan SAR Nasional jatuh sekitar pukul 10.10 WIB dari ketinggian lima meter. Helikopter hancur berkeping-keping. Helikopter itu terbang dalam misi latihan. Diduga pesawat jatuh karena terbang terlalu rendah hingga menyentuh air.
Sebelumnya pada tanggal 8 Juni 2009 sebuah helikopter latih Bolkow NBO 105CB milik TNI Angkatan Darat juga jatuh di daerah Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Helikopter Bolkow-105 dibuat PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dengan lisensi dari Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB). Helikopter yang mampu mengangkut lima penumpang ini banyak digunakan oleh TNI AD.
Spesifikasi NBO-105 CB:
* Awak: 1 atau 2 pilot
* Kapasitas: 4 penumpang
* Panjang: 11,86 m
* Diameter rotor: 9,84 m
* Tinggi: 3,00 m
* Luas baling-baling: 76,05 m²
* Berat kosong: 1.276 kg
* Berat take off maksimum: 2.500 kg
* Mesin: 2× Allison 250-C20B turboshaft, masing-masing 313 kW (420 shp)
Kemampuan:
* Kecepatan maksimum: 242 km/h (131 knots, 150 mph)
* Kecepatan jelajah: 204 km/h (110 knots, 127 mph)
* Jangkauan: 575 km (310 NM, 357 mi)
* Ketinggian terbang: 5.180 m (17,000 ft)
* Kecepatan menanjak: 8 m/s (1,575 ft/min)
