Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 18:57 WIB
Wuih... Ada Anggur Merah dalam APBD NTT
| msh | Senin, 16 November 2009 | 22:33 WIB
|
Share:

shutterstock
Ragam buah untuk kebugaran tubuh.

KUPANG, KOMPAS.com- Anggur merah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Nusa Tenggara Timur bukanlah rencana anggaran memproduksi anggur merah di provinsi gersang itu. Juga bukan sejenis minuman yang dihidangkan kepada para anggota DPRD yang sedang menyusun anggaran.

Anggur merah adalah kependekan dari anggaran untuk rakyat menuju sejahtera. Sebuah slogan yang dimunculkan untuk mencerminkan bahwa APBD NTT dimaksudkan untuk mencapai sasaran menyejahterakan rakyat. Praktisnya, untuk menekan belanja aparatur dan mendorong belanja publik lebih besar.

Dan semangat anggur merah itu memang tercermin dalam APBD I NTT tahun 2009.  "Buktinya komposisi belanja aparatur dalam APBD tahun 2009 hanya 35,22 persen, sementara belanja publik sebesar 64,78 persen," kata Wakil Gubernur NTT, Esthon Foenay, di Kupang, Senin (16/11), seusai menghadiri sidang III RAPBD tahun 2010.

Dengan komposisi ini, katanya,  maka tekad Anggur Merah sebagai semangat dasar dan lokomotif dari delapan agenda pembangunan di NTT semakin terwujud. 

Wagub Foenay menyebut  komposisi belanja barang dan jasa sebesar 26,71 persen, belanja hibah bantuan sosial, bagi hasil bantuan keuangan dan belanja tak terduga 19,45 persen dan belanja modal 18,61 persen. 

"Dengan kondisi dan posisi ini ditunjang dengan realisasi pelaksanaan belanja langsung APBD Provinsi NTT tahun 2009, hingga September masih sangat rendah, semakin memperkuat komitmen pemerintahan sekarang untuk lebih memprioritas belanja publik ketimbang belanja aparatur," katanya. 

Sumber :
ANT