Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 09:00 WIB
Masih Ada Harapan di Tanah Transmigrasi
Taufiq Zuhdi | tof | Senin, 16 November 2009 | 01:42 WIB
|
Share:

JAMBI, KOMPAS.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, sejak masa kolonial hingga saat ini, daerah-daerah transmigran telah menjadi tanah harapan bagi sedikitnya 2,2 juta keluarga atau sekitar 10 juta jiwa.

Mereka tersebar di 3.325 desa dalam 547 kawasan transmigrasi, dari jumlah itu, 88 desa di antaranya telah berkembang menjadi ibukota kabupaten dan 235 desa telah menjadi ibukota kecamatan, kata Menteri saat berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sabtu (14/11). "Ini menjadi bukti keberhasilan program transmigrasi dalam pembangunan bangsa," ujarnya.

Muhamin Iskandar yang didampingi isteri selama berkunjung di Provinsi Jambi, antara lain memberikan kuliah umum pada wisuda di Universitas Jambi, membuka "Job Fair" dan mengunjungi lokasi pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Menakertrans mengatakan transmigrasi akan dijadikan program unggulan pemerintah dalam mengatasi segala macam permasalahan dalam bidang kependudukan di Indonesia. Khusus dalam program KTM, ada 44 lokasi KTM yang ditetapkan melalui Kepmenakertrans nomor Kep 293/MEN/IX/2009 tentang penetapan lokasi KTM di kawasan transmigrasi.

Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya berada di Provinsi Jambi, yaitu KTM Geragai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, KTM Bathin Ulu III di Kabupaten Bungo dan KTM Pauh Mandiangin di Sarolangun.

Menakertrans berharap pembangunan KTM dapat menarik investasi dari pemerintah maupun swasta dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 120 ribu KK/480 jiwa setiap KTM.

Gubernur Jambi H. Zulkifli Nurdin mengatakan, KTM yang dibangun oleh pemerintah adalah kawasan transmigrasi yang pembangunan dan pengembangannya dirancang menjadi pusat pertumbuhan yang mempunyai fungsi perkotaan melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

 Hingga saat ini sudah ada tiga kawasan yang telah disetujui pembangunan KTM oleh Menakertrans, yaitu KTM Geragai Kabupaten Tanjung Jabung Timur (sedang dalam pembangunan fisik), KTM Pauh Mandiangin Sarolangun (sudah selesai pembuatan master plan) dan KTM Bathin III Ulu Kabupaten Bungo (dalam proses pembuatan master plan).

Sementara itu, ada tiga kawasan lagi yang akan diusulkan, yaitu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tebo dan Merangin, dan saat ini sedang dalam tahap pengkajian. Pembangunan KTM ini sebagai salah satu upaya pemerintah mempercepat pertumbuhan daerah, yang pola pembiayaan pembangunannya melalui "sharing" dana dengan komposisi APBN sebesar 30 persen, APBD 30 persen dan swasta sebesar 40 persen.

Sumber :
ANT