KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Wah, 929 Orang Tidak Ikut Tes CPNS Depag
Minggu, 15 November 2009 | 22:54 WIB

SINGAPARNA, KOMPAS.com - Sebanyak 929 peserta tidak mengikuti tes ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) Departemen Agama (Depag) Kabupaten Tasikmalaya yang digelar di lingkungan kampus Institut Islam Cipasung, Tasikmalaya, Minggu (15/11).

Wakil Ketua Panitia Pelaksana Lokal Depag Kabupaten Tasikmalaya, Aos Mairus mengatakan, peserta yang tidak hadir tersebut termasuk dari jumlah total 4.163 pelamar yang lulus seleksi persyaratan administrasi.

"Peserta yang tidak ikut belum diketahui alasannya kenapa, padahal mereka semuanya sudah lulus persyaratan secara administratif," katanya.

Ketidakhadiran peserta pada pelaksanaan CPNS Depag 2009 diduga karena sakit atau masalah pribadi lain dan keluarga yang memutuskan tidak ikut tes.

"Banyak faktor tidak hadirnya peserta namun menurut saya yang tidak hadir kebanyakan karena sakit," katanya.

Peserta CPNS Depag Kabupaten Tasikmalaya yang tidak ikut tes ujian pada hari ditentukan terpaksa gugur karena tidak ada jadwal mengulang ujian CPNS Depag.

Sesuai ketentuan dan keputusan Depag pusat pelaksanaan ujian CPNS di wilayah Jawa Barat dilaksanakan serempak 15 November. "Tidak ada ujian susulan, ini serempak di Jawa Barat," katanya.

Sementara itu pengumuman tes kelulusan CPNS Depag 2009 akan diumumkan dari Depag pusat di dipertengahan bulan Desember 2009 dan akan diinformasikan di media massa cetak dan online.

"Informasi kelulusan di Depag Kabupaten Tasikmalaya dapat di lihat secara online selain itu bisa dilihat di kantor Depag," katanya.

Editor: bnj   |   Sumber : ANT Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.