
TERNATE, KOMPAS.com — Pengusaha Dubai meminati produk kerajinan mebel bambu dari Ternate, Maluku Utara (Malut), dan memesan sebanyak satu kontainer untuk dipasarkan di negaranya.
"Pengusaha Dubai tersebut saat menyaksikan kerajinan mebel bambu Ternate pada pameran di Jakarta beberapa waktu lalu langsung menyatakan minatnya. Ia memesan satu kontainer untuk dipasarkan di negaranya," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate Nona Duwila di Ternate, Minggu (15/11).
Pengusaha yang tidak disebutkan namanya tersebut tertarik pada kerajinan mebel bambu karena bambu yang digunakan sebagai bahan baku kerajinan mebel itu memiliki bintik-bintik hitam pada kulitnya. Bambu seperti itu tidak ditemukan di daerah lain di Indonesia.
Nona mengatakan, perajin mebel bambu Ternate belum bisa memenuhi pesanan tersebut karena menemui sejumlah kendala, di antaranya, terbatasnya modal dan akses untuk mengirim pesanan ke Dubai.
Oleh karena itu, para perajin mebel bambu di Ternate mengharapkan bantuan dari Departemen Perindustrian atau Departemen Perdagangan untuk mengatasi kendala tersebut.