Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 07:14 WIB
Suami Istri Tersambar Ledakan Tabung Elpiji
IGN sawabi | Abi | Minggu, 15 November 2009 | 11:09 WIB
|
Share:

KOMPAS/AGUS SUSANTO
Petugas pemadam kebakaran mematikan sumber api dan mencari korban ledakan tabung elpiji di Jalan 26, RT 008, RW 05, Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (13/11). Ruko bertingkat yang dijadikan gudang penyimpanan tabung gas itu roboh dan terbakar karena ledakan tabung elpiji. Dua orang tewas dalam peristiwa itu.

JEMBER, KOMPAS.com — Sepasang suami istri, Suwarno (45) dan Suwariah (35), warga Desa Sidomekar, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami luka bakar serius akibat ledakan tabung elpiji 3 kg di rumahnya, Minggu (15/11).
    
Saksi mata yang juga keluarga korban, Miskar (54), mengatakan, awalnya Suwariah hendak memasak dengan menggunakan kompor gas dan tabung elpiji ukuran 3 kg, tiba-tiba tercium bau gas yang menyengat di dapur sehingga membangunkan suaminya yang sedang tidur.
    
"Kemudian keduanya menuju ke dapur untuk memperbaiki regulator tabung gas," kata Miskar.
    
Belum sempat memperbaiki, lanjut dia, tiba-tiba tabung elpiji meledak dan mengakibatkan tubuh kedua korban terbakar karena jarak kedua korban dengan tabung elpiji yang meledak cukup dekat.
    
"Suwariah mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya, sedangkan Suwarno mengalami luka bakar sebagian tubuh bagian atas," katanya.
    
Sejumlah tetangga, lanjut dia, membawa pekerja Pabrik Gula Semboro itu ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) terdekat, tetapi pihak puskesmas tidak sanggup untuk mengobati korban luka bakar yang cukup parah.
    
"Tetangga kami yang bernama Hariono langsung membawa salah satu korban dengan menggunakan sepeda motor supaya ditangani oleh tim medis secepatnya," katanya.
    
Kedua korban ledakan tabung elpiji tersebut akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Jatiroto di Lumajang untuk mendapat perawatan medis.
    
"Mudah-mudahan nyawa kerabat kami bisa tertolong karena Suwariah menderita luka bakar yang cukup serius di seluruh tubuhnya," katanya berharap.
    
Akibat kejadian itu, kata Miskar, warga di Kecamatan Semboro lebih berhati-hati menggunakan paket konversi tabung elpiji dan kompor gas bantuan pemerintah.
    
"Beberapa warga enggan menggunakan lagi paket bantuan itu karena khawatir meledak seperti yang dialami oleh keluarga kami, Suwarno dan Suwariah," kata Miskar.

Sumber :
ANT