Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 01:12 WIB
Kebakaran di Medan, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terkunci
Andy Riza Hidayat | wah | Rabu, 11 November 2009 | 18:19 WIB
|
Share:

Kompas.com
Ilustrasi

MEDAN, KOMPAS.com - Ibu rumah tangga bernama Akien (48) meninggal dunia di rumahnya sendiri saat terjadi kebakaran, Rabu (11/11). Akien terpanggang di dalam rumahnya yang terkunci dari luar saat kejadian.

"Saya baru tahu rumahnya terbakar setelah tiba-tiba ada asap yang mengepul. Saya tahu ada seorang di dalam rumah, saya hubungi suaminya agar cepat pulang, tetapi rumah sudah hangus," tutur Afong (41), saksi mata yang juga tetangga korban di Jalan Sekip Gang Buntu, Medan ditemui usai kejadian.

Menurut Afong (41), Akien tinggal bersama suaminya bernama Awi (50). Awi yang bekerja serabutan itu, tutur Afong, sering meninggalkan istrinya. Saat kejadian Awi meninggalkan Akien di dalam rumah yang terkunci. Akien tidak bisa berkutik di tengah kobaran api sampai akhirnya perempuan satu anak ini terpanggang di lantai dua rumahnya.

Kebakaran di rumah Awi terjadi pada pukul 13.30. Api berasal dari lantai dua tempat Akien beristirahat. Tim pemadam kebakaran beserta warga setempat sempat kesulitan memasuki rumah Akien. Akhirnya mereka menjebol pintu masuk untuk memadamkan api.

Api tidak sempat merembet ke rumah lain yang terletak berdempetan. Kawasan Gang Buntu, Jalan Sekip itu terletak sa ling berimpitan. Pagar rumah dibuat rapat, begitupun dengan pintu masuk rumah.

Pagar rapat

Kepala Lingkungan 9, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah Amirullah Pane (55) mengatakan sebagian besar warga bekerja sebagai pedagang. Ukuran rumah rata-rata empat kali sepuluh meter dengan dua lantai. "Warga suka membuat rumah dengan pagar rapat karena mereka ingin memanfaatkan luas tanah yang sempit," katanya.

Kepala Polsek Medan Baru Ajun Komisaris M Adenan AS belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Untuk sementara dia meminta keterangan dua saksi yang berada di dekat lokasi kejadian. Selain keterangan saksi, Adenan juga mengumpulkan barang bukti di tempat kejadian untuk dipelajari.

Korban kebakaran di rumah dengan pagar rapat di Medan sering kali terjadi. Pada 20 Februari lalu, dua orang remaja tewas di sebuah rumah di Jalan Bambu II Nomor 72B, Medan. Konstruksi rumah ini juga mirip dengan rumah yang ada di Gang Buntu Jalan Sekip, berpagar rapat di pemukiman padat.