SEMARANG, KOMPAS.com — Sedikitnya tiga demonstrasi yang menuntut pembenahan penegakan hukum berlangsung di Kota Semarang, Selasa (10/11) pagi. Mereka menuntut agar Kepala Polri dan Jaksa Agung mundur. Bahkan, salah satu kelompok demonstran menuntut Presiden SBY mundur.
Kelompok demonstran itu berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) IAIN Walisongo dan gabungan BEM dari beberapa universitas. Mereka memanfaatkan momen Hari Pahlawan ini untuk menyuarakan pembenahan di bidang hukum. "Jasa pahlawan ternodai para oknum penegak hukum yang justru melecehkan hukum," kata Koordinator Aliansi BEM, Reza KA.
Mereka juga mengajak masyarakat untuk ikut memberantas korupsi dengan cara tidak menyuap petugas ketika mengurus administrasi, seperti membuat KTP. Sementara itu, HMI IAIN Walisongo menyerukan agar Presiden SBY mundur dari jabatannya. Alasannya, terbukti tidak dapat melakukan kontrol terhadap institusi di bawahnya.