
JAYAPURA, KOMPAS.com - Peran swasta dan masyarakat dalam melestarikan lingkungan hidup harus terus ditingkatkan, meski selama ini sudah menunjukkan kepedulian yang cukup baik.
"Kalangan swasta dan masyarakat harus mengambil peran dalam pelestarian lingkungan hidup," kata Praktisi Industri pariwisata dan Lingkungan asal Belanda, Arne, di Jayapura, Minggu (8/11).
Menurut Arne, pemerintah harus dapat membuat perubahan besar dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dalam seluruh kebijakan yang dikeluarkan. "Sedangkan swasta diharapkan meningkatkan peranannya dalam membuat produk ramah lingkungan," katanya.
Menurut Arne, masyarakat dibutuhkan untuk memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi dampak perubahan iklim dengan membuat berbagai gerakan masyarakat.
"Kegiatan peduli lingkungan dapat dilakukan dengan penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi sumber daya alam di hutan, lahan, penghematan energi listrik dan penggunaan bahan bakar secara arif serta penerapan 3 R (reuse, reduce, recycle) dalam mengelola sampah," katanya.
Sikap tidak peduli lingkungan sebagian warga masyarakat harus diubah menjadi gerakan peduli lingkungan. "Dibutuhkan proses mengubah perilaku masyarakat agar peduli dan sadar terhadap fungsi lingkungan," katanya.
Untuk mengubah perilaku ini dibutuhkan sikap teladan dari para pemimpin atau aparat pemerintah. "Tanpa keteladanan akan sulit mengubah perilaku masyarakat serta memupuk kesadaran bersama antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. Tidak mungkin aparat hanya bekerja sendirian tanpa melibatkan dunia usaha dan masyarakat," katanya.
Ia mengajak semua pihak mulai masyarakat, swasta maupun pemerintah untuk berperan dalam pengelolaan lingkungan hidup guna mewujudkan lingkungan yang bersih, SDM yang handal serta terbebas dari segala penyakit dan bencana.