Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 04:30 WIB
Turun, Nilai Impor Nonmigas Lampung
Josephus Primus | primus | Rabu, 4 November 2009 | 22:29 WIB
|
Share:

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Nilai impor nonmigas Provinsi Lampung pada September 2009 turun sebesar 33,11 persen dibandingkan Agustus 2009. "Impor Lampung selama September mencapai 38,69 juta dollar AS atau turun 19,15 juta dollar AS dibandingkan Agustus yang mencapai 57,84 juta dollar AS," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Muhamad Razif, di Bandarlampung, Rabu (4/11).
    
Ia pun menjelaskan, selama Januari-September 2009 nilai impor Lampung mencapai 353,27 juta dollar AS, juga turun sebesar 33,20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2008.
   
BPS Lampung melaporkan, peningkatan impor terbesar terjadi pada mesin dan peralatan listrik yang naik sebesar 2,38 juta dollar AS.
    
Sementara, penurunan impor terbesar pada September 2009 terjadi pada binatang hidup yakni 14,97 juta dollar AS, gandum-ganduman sebesar 1,23 juta dollar AS, ampas/sisa industri makanan sebesar 1,17 juta dollar AS.
    
Pada periode Januari-September 2009, nilai impor binatang hidup, mesin-mesin/pesawat mekanik, biji-bijian berminyak, dan ampas/sisa industri makanan memberikan andil yang relatif besar terhadap total nilai impor nonmigas Lampung.
    
Masing-masing sebesar 34,56 persen, 24,18 persen, 7,81 persen, dan 7,01 persen. Peranan keempat golongan barang tersebut mencapai 73,57 persen dari total nilai impor pada periode yang sama.
    
Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada periode Januari-September 2009 yakni Australia dengan nilai 122,81 juta dollar AS (34,76 persen).
    
Kemudian, China senilai 109,80 juta dollar AS (31,08 persen), Amerika Serikat 37,92 juta dollar AS (10,73 persen), dan Thailand senilai 17,09 juta dollar AS (4,84 persen).
    
Sementara, impor nonmigas dari ASEAN mencapai 8,93 persen dan dari Uni Eropa sebesar 4,76 persen.

 

Sumber :
Ant