PALABUHANRATU, KOMPAS.com — Angin puting beliung yang melanda Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu (21/10), merusak puluhan rumah. Selain itu, juga mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka berat dan ringan.
Kasi Pendataan Bencana Alam Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi Amir Hamzah, Kamis, mengatakan, sedikitnya 25 rumah di Palabuhanratu rusak berat dan ringan akibat terjangan puting beliung yang terjadi pada sore hari tersebut.
Selain itu, badai tersebut juga telah merusak fasilitas umum, seperti sekolah dan tempat pelelangan ikan Palabuhanratu. "Kami belum menerima data lengkap dari Satkorlak. Namun, untuk sementara bangunan rumah yang rusak akibat badai sebanyak 25 unit," katanya.
Selain itu, pihaknya juga menerima informasi, sedikitnya 12 orang mengalami luka berat dan ringan akibat tertimpa puing bangunan dan pohon saat akan menyelamatkan diri dari empasan angin tersebut. Namun, kondisi korban saat ini membaik dan sudah mendapatkan bantuan dari lembaga kesehatan terdekat. "Dipastikan jumlah korban luka dan kerusakan bangunan akan bertambah," katanya.
Amir mengatakan, kerusakan terparah terjadi di Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, karena di tempat tersebut banyak bangunan, seperti kios semipermanen, yang porak-poranda akibat terjangan puting beliung tersebut. "Kami masih melakukan pendataan," tuturnya.


