Rabu, 22 Oktober 2014

News / Regional

Terdaftar 4.716 Peserta Pesparawi IX

Sabtu, 17 Oktober 2009 | 17:14 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com- Sebanyak 4.716 peserta terdaftar di Pesta Paduan Suara Gerejawi IX di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 8-14 November 2009. Mereka berasal dari 26 kontingen provinsi yang bisa dipastikan menghadiri acara dan lomba bernuansa kerohanian Kristiani itu.

Ketua Umum Panitia Pesparawi IX Marthin Billa mengemukakan itu dalam jumpa pers di Sekretariat Panitia Pesparawi IX di Kota Samarinda, Sabtu (18/10). Acara tingkat nasional setiap tiga tahun itu untuk pelaksanaan yang ke-9 direncanakan diikuti oleh 7.161 peserta.

Namun, 1.444 peserta dari tujuh kontingen belum bisa memastikan kehadirannya. Tiga dari Pulau Sumatera yakni Nangroe Aceh Darussalam, Riau, dan Sumatera Barat. Dua dari Pulau Jawa yaitu Banten dan DKI Jakarta. Dua lainnya dari Pulau Sulawesi yakni Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.

Marthin Billa mengatakan, Pesparawi IX diperkirakan menelan biaya Rp 21 miliar. Senilai Rp 6 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) melalui Departemen Agama. Yang Rp 15 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltim.

Biaya itu diakui cukup fantastis sebab panitia menanggung semua keperluan peserta dan undangan kecuali transportasi antarkota pergi ke dan pulang dari Kota Balikpapan, gerbang Kaltim. Panitia menanggung biaya perjalanan, tempat tinggal, dan konsumsi selama di Kaltim.  

"Kami juga menghimpun bantuan-bantuan dari gereja-gereja dan donatur," kata Marthin Billa yang sehari-hari ialah Bupati Malinau (Kaltim).

Namun, lanjut Sekretaris Jenderal Panitia Pesparawi IX Melki Kamuntik, bantuan dari pihak ketiga bukan berupa uang tunai melainkan spanduk, poster, publikasi, dan orang-orang untuk kepanitiaan.

Marthin Billa mengatakan, Pesparawi IX melibatkan 420 panitia. Semua acara berlangsung di Kompleks Stadion Madya Sempaja (Samarinda). Pembukaan acara pada 8 November diharapkan bisa dihadiri oleh Presiden, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama.

Rangkaian acara kurun seminggu itu, terdiri dari ibadah, pembukaan, lomba paduan suara, musyawarah nasional, seminar, pameran, wisata kerohanian, dan penutupan. Lomba paduan suara berkategori dewasa , perempuan, pria, remaja, dan anak-anak. Ada juga lomba vokal grup, solois anak putra dan putri, solois remaja putra dan putri, dan lagu rakyat atau lagu daerah.

Sebanyak 43 orang dari Indonesia dan mancanegara akan menjadi juri perlombaan paduan suara. Nama-nama calon juri belum didapat panitia. Di luar itu, Musyawarah Nasional Pesparawi IX akan menentukan tuan rumah Pespawari X tiga tahun mendatang.


Editor : msh