JAKARTA, KOMPAS.com — Pertamina berencana untuk membuat harga gas elpiji hingga harga keekonomian. Dan, nantinya harga gas elpiji akan meniru seperti harga BBM industri mengikuti harga pasar. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Perusahaan Pertamina, Toharso.
"Harapannya tahun depan, penjualan gas elpiji akan meniru seperti pertamax sehingga bisa naik turun," tegasnya.
Toharso bilang, untuk mencapai harga keekonomian, membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena selain naiknya secara bertahap, naiknya juga hanya Rp 100 per kg. Sementara untuk mencapai harga keekonomian, Pertamina harus menaikkan harga hingga Rp 2.500 per kg.
Ia juga menambahkan, Pertamina belum tahu apakah akan menaikkan harga elpiji tiap bulan Rp 100 per kg. Menurutnya, hal itu masih dibahas di dalam perusahaan. Padahal, sebelumnya Pertamina menyatakan akan menaikkan harga elpiji sebesar Rp 100 per kg. (Fitri Nur Arifenie/Kontan)

