Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 05:12 WIB
Tak Ada Keanehan pada Penampilan Sony
Rosdianah Dewi | msh | Jumat, 9 Oktober 2009 | 20:05 WIB
|
Share:

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN
Aparat masih melakukan penyidikan lokasi penyergapan teroris di sebuah rumah di Jalan Semanggi II RT 2 RW 3, Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (9/10). Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polri, namun dua tersangka teroris yakni Mohamad Syahrir dan Syaifudin Zuhri alias Ustadz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh diduga tewas dalam penyergapan yang dilakukan oleh aparat Densus 88 siang tadi.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak ada yang berbeda dengan penampilan Sony, penyewa kamar kos yang ditempati Zuhri dan Syahrir. Sehari-hari, Sony layaknya mahasiswa pada umumnya yang gemar menggunakan kemeja dan celana bahan dan membawa tas laptop.

"Penampilannya mahasiswa saja, santai," kata Rudi Kurniawan, salah seorang penghuni kos nomor 12, Jumat (9/10).

Kepada Rudy, Sony mengaku sebagai mahasiswa pada Universitas Islam Negeri Jakarta, Fakultas Sains dan Teknologi, semester akhir.

Rudy mengatakan, Sony jarang berinteraksi dengan penghuni kos lainnya. Setiap harinya, Sony selalu meninggalkan kamar kosnya pada pagi hari dan kembali saat malam hari. "Katanya, ia kerja di Sudirman. Kerjaannya dapat dari dosen," ucap Rudi.

Suwarni, sang penjaga kos, mengatakan hal yang serupa. Wanita setengah baya itu tidak pernah melihat wajah Sony dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus teroris yang marak diberitakan di televisi.

Karena tak melihat ada kejanggalan, Suwarni pun langsung mengiyakan saat Sony menyewa kamar kos seharga Rp 480.000 tersebut. "Dia masuk awal September, tidak ada yang aneh pada dia," ucapnya.

Menurut Suwarni, Sony jarang sekali berinteraksi, baik dengan dirinya maupun rekan-rekan satu kos lainnya. Ia juga tidak mengetahui identitas dua tamu yang menginap di kamar Sony. "Temannya baru datang, belum sempat ditanya identitasnya," ujarnya.

Seperti yang diberitakan, siang tadi tim Densus 88 melakukan penggerebekan sebuah rumah kos-kosan di Jalan Semanggi II, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Penggerebekan tersebut menewaskan dua orang yang diduga sebagai Syaifudin Zuhri dan M Syahrir, buronan Bom Kuningan.