PADANG, KOMPAS.com — Memasuki hari keempat sejak diguncang gempa bumi berkekuatan 7,6 skala Richter, Kota Padang, Minggu (4/10), mulai kembali menggeliat. Beberapa rumah makan, toko, dan lapak kaki lima kembali buka setelah tutup selama tiga hari. Kendaraan umum, yang didominasi oleh mikrolet, terlihat berlalu lalang di sekitar jalan protokol di Padang, seperti Jalan Pemuda, Khatib Sulaiman, dan Jalan Jenderal Sudirman. Begitu pula dengan pengendara mobil dan sepeda motor.
Lampu lalu lintas, yang mati hingga Sabtu lalu mulai berfungsi kembali. Kendaraan tampak berhenti hingga puluhan meter ketika lampu merah menyala. Hari ini ratusan umat Katolik berbondong-bondong ke Gereja Katedral Padang guna mengikuti misa mingguan. Gereja Katedral Padang hanya berjarak sekitar 20 meter dari Hotel Ambacang.
Listrik mulai menyala sejak Jumat lalu. Beberapa hotel yang tidak hancur dapat kembali melayani tamu, seperti Hotel Bougenville yang terletak di Jalan Imam Bonjol. Beberapa pusat oleh-oleh khas Padang, seperti Balado Padang, yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman telah buka kembali.
Pantauan Kompas.com, dua SPBU Pertamina yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman sudah tidak dipadati masyarakat yang hendak membeli bahan bakar. Di kedua SPBU tersebut tidak terlihat antrean mobil maupun sepeda motor.
Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi, beberapa waktu lalu, menjanjikan jaringan listrik dapat sepenuhnya dinikmati kembali pada hari Senin depan. Bank BRI dan mesin ATM juga kembali buka melayani nasabah sejak Sabtu kemarin. Bank Danamon mengatakan, pihaknya kembali beroperasi mulai Senin esok.


