Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 04:44 WIB
Warga Antre Air Siap Minum di Banjir Kanal Padang
Kristianto Purnomo | Minggu, 4 Oktober 2009 | 10:46 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Puluhan warga Kecamatan Padang Timur dan Padang Barat, Padang, Sumatera Barat, mengantre air siap minum, Minggu (4/10) di pinggir sungai Banjir Kanal Padang Timur.

Mereka merupakan warga yang menempati penampungan sementara, tak jauh dari banjir kanal tersebut. Pihak Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum memang menyediakan instalasi pengolahan air sederhana (IPAS) selama 24 jam. IPAS ini melakukan penyulingan air sungai dengan sistem ultraviolet.

"Pipa PDAM masih rusak sehingga belum bisa mengaliri air. Instalasi ini sudah dua hari berada di sini. Ruang genset masih rusak, kami khawatir kalau pakai genset, ruangannya malah ambruk," kata Koordinator Posko Cipta Karya, Amiruddin, Minggu.

Proses penyulingan memakan waktu sekitar 1 jam dan menghasilkan 900 liter air. Warga yang kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak terlihat sabar mengantre dengan membawa dua jeriken yang bisa memuat 25 liter air.

Menurut Amiruddin, pihaknya akan kembali mengirimkan satu IPAS dan dua IPAS mobile untuk memenuhi kebutuhan air siap minum warga korban gempa. Sementara itu, berdasarkan pantauan Kompas.com, warga memenuhi kebutuhan mandi dan mencucinya di sungai banjir kanal tersebut. Kendati demikian, pihak Cipta Karya menjamin, air yang disuling dari sungai itu bersih dan layak konsumsi. Penyulingan diyakini akan mematikan bakteri yang terdapat di dalam air.

"Kami malah khawatirnya air siap minum itu dipakai buat mandi. Peruntukannya kan untuk kebutuhan minum warga," kata salah seorang petugas, Oloan Simanjuntak.