Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 04:24 WIB
"Pak Bupati Kerinci, Kami Butuh Selimut dan Tenda..."
R Adhi Kusumaputra | Kamis, 1 Oktober 2009 | 22:44 WIB
|
Share:

AP PHOTO/FITRA YOGI
Ilustrasi: Penduduk berusaha menyelamatkan diri ketika gempa bumi berkekuatan 7,6 SR di Padang, Sumatera Barat, Rabu (30/9). Di Jambi, 20 sekolah rusak juga berat dan sedang akibat gempa berkekuatan 7,0 SR pada Kamis pagi (1/10) pukul 08.52.

TERKAIT:

JAMBI, KOMPAS.com  - Warga Kabupaten Kerinci, korban bencana gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang terjadi Kamis pagi, mengeluhkan kurangnya persedian tenda darurat di Kerinci.

"Warga meminta kepada Pemkab Kerinci dan Pemprov Jambi agar menambah pasokan tenda darurat bagi pengungsi, sebab banyak warga yang ingin tinggal di tenda," kata Abdillah, warga Desa Lempur Tengah, Kamis (1/10). Desa Lempar Tengah adalah salah satu dari sejumlah desa di Kerinci yang cukup parah dilanda gempa.

Kabag Humas Pemkab Kerinci Amir Syam membenarkan banyaknya warga yang meminta bantuan tenda. Pemkab Kerinci sudah mengeluarkan semua tenda darurat yang dimiliki, termasuk Kodim, Polres Kerinci serta PMI juga sudah mendirikan tenda-tenda darurat, namun masih kurang.

Warga juga kekurangan obat-obatan, selimut dan juga persedian makan an. Pihak Pemkab sudah melakukan antisipasi menyediakan stok makan an dan obat-obatan bagi para korban.

Posko-posko dan juga dapur umum sudah didirikan, yakni di Desa Lempur Tengah, Lolo Kecik dan Lolo Gedang. Tim medis juga sudah siap di posko dibantu oleh tim dari PMI.

Bupati Kerinci Murasman bersama unsur Muspida sudah mengadakan rapat di lokasi untuk melakukan langkah antisipasi selanjutnya.

Sekda Provinsi Jambi AM Firdaus mengatakan, Pemprov sudah mengirimkan bantuan ke Kerinci dan Kabupaten Merangin. Bantuan tersebut berupa makan an, pakaian dan tenda, terpal dan alat-alat dapur serta selimut.

Sumber :
Antara