Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 04:17 WIB
Masyarakat Minang di Bogor Galang Dana
Ratih P Sudarsono | Kamis, 1 Oktober 2009 | 19:10 WIB
|
Share:

BOGOR, KOMPAS.com - Secara spontan sekitar 30 orang mahasiswa asal Sumatera Barat di Kota Bogor menggalang pengumpulan dana bagi korban gempa di kampung halaman mereka. Kegiatan tesebut di bawah tanggung jawab organisasi Masyarakat Peduli Budaya Minangkabau se-Bogor.

Ketua organisasi tersebut, Zulhendrif Avicienna Bandaro Labiah, Kamis (1/10) siang, menjelaskan, para mahasiswa dan warga Bogor asal Sumatera Barat ini tanpa ada yang menyuruh atau meminta mendatangi kantor seketariat oraganisasi, di Jalan Dalarung Raya Nomor 33, Bangbarung, Bogor Utara, Kota Bogor, untuk berbuat kongret membantu korban gempa.

"Hari ini para mahasiswa yang turun ke jalan membawa kotak sumbangan untuk memdahkan warga Bogor yang ingin memberi bantuan. Para sukarelawan itu kami beri identitas berupa topi Marawah dengan warna kuning, hitam, dan merah," kata Zulhendrif.

Dia memastikan setiap rupiah yang disumbangkan dermawan akan disalurkan sepenuhnya kepada korban gempa di Sumatera Barat. Segala bentuk bantuan akan diantar oleh aktivis Masayarakat Peduli Budaya Minangkabau ke Sumatera Barat, dengan biaya antar ditanggung oleh aktivis pengantar itu sendiri. Kegaitan pengumpulan dana untuk kampung halaman seperti itu sudah beberapa kali dilakukan oraganisasi warga Bogor asal Minangkabau tersebut.

Sejauh ini, lanjut Zulhendrif, belum ada laporan berapa banyak keluarga warga Bogor asal Minangkabau yang menjadi korban gempa di kampung halaman mereka. Penyebabnya, mereka sulit berkomunikasi dengan para kerabatnya di Sumatera Barat akibat jaringan komunikasi yang rusak di sana.

Selain mahasiswa, warga asal Minang lainnya dijadwalkan mengadakan pertemuan membahas masalah bencana gempa tersebut dan langkah-langkah konkret yang akan mereka ambil. "Pertemuannya malam ini di restoran padang di Jalan Pajajaran," katanya.

Organisasi juga mencanakan acara halal bihalal warga Bogor asal Minangkabau yang akan belangsung di Gedung Arafah Lewiliang pada Sabtu malam besok, juga difokuskan menjadi acara penggalangan dana. Setiap organisasi mengadakan kegiatan halal bi halal, sedikitnya dihadiri 15.000 warga Bogor asal Minangkabau. "Pada acara penggalangan dana tahun 2004 dan 2006, dana yang terkumpul sampai Rp 140 juta," katanya.