JAMBI, KOMPAS.com - Sebanyak 25 rumah warga di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin yang berbatasan dengan Kecamatan Lempur, Kabupaten Kerinci rusak berat akibat gempa 7.0 SR yang terjadi di 46 km Tenggara Sungai Penuh, Kamis (1/10).
Menurut Kabag Humas Kabupaten Merangin Elvis di Merangin, Kamis, kondisi rumah warga hampir seluruhnya rusak berat, dan belum bisa dipastikan adanya korban jiwa di desa tersebut.
Elvis menjelaskan, akses jalan menuju ke Desa Renah Kemumu juga mengalami kerusakan dan tidak bisa dilalui, padahal menurut rencana Wakil Bupati Merangin Hasan Basri Harun (HBH) dan Kasdim setempat akan melalui jalan tersebut menuju Jangkat.
Sejumlah petugas kepolisian dari Polres Merangin juga sudah bergerak ke lokasi kejadian yang ditempuh dengan waktu 5 jam.
Saat ini, Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan petugas Koramil telah berada di Kecamatan Jangkat untuk mengambil tindakan.
Hingga pukul 15:25 WIB akibat gempa berkekuatan 7,0 SR di Kabupaten Kerinci, itu membuat akses komunikasi di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin sempat terputus.
Menurut Elvis dua unit sekolah di Kabupaten Merangin juga dikabarkan ambruk, dua unit sekolah lainnya rusak parah, yakni satu unit SMP di Desa Muara Madras dan di Rantau Suli.
Bupati Merangin Nalim masih berada di Padang Pariaman, Sumatra Barat untuk memberikan bantuan langsung kepada korban gempa. Pemkab Merangin memberikan bantuan dua ton beras, mi instan, obat-obatan dan juga tim medis untuk membantu korban gempa di Padang Pariaman yang terjadi Rabu kemarin.

