JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan Listrik Negara (PLN) Daerah Operasi Jawa-Bali memohon maaf atas adanya pemadaman listrik di tiga wilayah di DKI Jakarta, yakni wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Pemadaman itu terjadi akibat terbakarnya sebuah trafo yang dimiliki Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang, Selasa (29/9) siang tadi, yang menyebabkan kerusakan pada salah satu trafo di gardu tersebut.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat, namun kami berusaha semaksimal mungkin mengurangi dampak yang timbul," kata Direktur Operasi PT PLN Jawa-Bali, Murtaqi Syamsuddin, dalam jumpa pers di Kantor Gardu Induk Cawang Baru, Jakarta Timur, Selasa.
Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum dapat mengetahui penyebab dari kebakaran atau kerusakan pada trafo tersebut. Akibat dari kerusakan tersebut, sebanyak 11 gardu induk mengalami pemadaman sehingga tidak dapat memasok listrik ke sebagian masyarakat di DKI Jakarta. Adapun gardu yang mengalami pemadaman itu adalah Cawang Baru, Cipinang, Pulomas, Gambir, Manggarai, Durentiga, Mampang, Abadi Guna Papan, Danayasa, Karet Lama, dan Taman Rasuna Kuningan.
Lebih lanjut ia memastikan, kejadian tersebut tidak akan memengaruhi pasokan jaringan listrik Jawa-Bali. Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat karena pemadaman yang dilakukan, PLN, menurutnya, akan menyediakan beberapa tangki air yang akan beroperasi di wilayah yang mengalami pemadaman.
"Selain itu, PLN akan menyewa 30 genset dan generator listrik untuk mengamankan fasilitas umum seperti rumah sakit dan kantor-kantor pelayanan publik yang tidak memiliki genset," ungkapnya.

