Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 18:11 WIB
Mereka Berdoa di Tanggul Lumpur Lapindo
IGN sawabi | Minggu, 20 September 2009 | 09:25 WIB
|
Share:

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Semburan lumpur Lapindo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

SIDOARJO, KOMPAS.com — Ratusan korban lumpur Lapindo dari Desa Jatirejo, Renokenongo, Kecamatan Porong dan Desa Kedungbendo, Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, shalat Id bersama di atas tanggul di Desa Katapang, Minggu (20/9).
    
Salah seorang korban lumpur asal Desa Jatirejo, Khoirul Huda, mengatakan, shalat Id ini dilakukan dalam rangka menjalin silaturahim di antara korban lumpur yang selama ini sudah terpisah. "Melalui shalat Id ini, kami ingin menjalin kembali silaturahim dengan korban lumpur yang sempat terpisah," katanya.
    
Ia mengemukakan, peristiwa luapan lumpur ini merupakan musibah bersama yang harus disikapi dengan bijak. "Saat ini berbagai persoalan lumpur sedikit demi sedikit sudah terselesaikan," katanya.
    
Sebelumnya, ratusan korban lumpur asal beberapa desa ini juga melakukan takbir bersama yang dilakukan di atas tanggul Ketapang. "Takbir dan juga shalat Id bersama ini merupakan serangkaian kegiatan tahunan yang harus diperingati dengan baik," katanya.
    
Korban lumpur juga diharapkan terus berdoa di malam Lebaran supaya masalah ganti rugi yang dikucurkan oleh Lapindo Brantas melalui juru bayarnya, PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ), tetap diberikan kelancaran.

Sumber :
ANT