MOJOKERTO, KOMPAS.com - Kepadatan arus lalu lintas para pemudik di jalur utama Mojokerto-Jombang, Jumat (18/9) siang hingga menjelang sore belum terlihat mencapai puncaknya. Arus kendaraan yang berlalu lalang di sekitar Jembatan Timbang Trowulan, Mojokerto belum mencapai hingga 60 kendaraan per menit.
Sejumlah pemudik yang memanfaatkan Jembatan Timbang Trowulan sebagai lokasi beristirahat sembari menikmati penganan dan minuman gratis juga belum terlampau banyak. Hanya terdapat sekitar sepuluh sepeda motor yang diparkir dengan beberapa orang pengendara dan pemboncengnya yang beristirahat di bagian gedung jembatan timbang tersebut.
Kepala Seksi Lalu Lintas Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jatim, Koesmanto menyebutkan, puncak arus mudik diperkirakan baru akan terjadi pada Jumat malam. Waktu mudik malam hari diperkirakan lebih dipilih untuk menghindari sengatan panas matahari dan cuaca panas yang bisa menimbulkan keletihan berlebihan.


