SEMARANG, KOMPAS.com - Jumlah pemudik yang memasuki Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (18/9), melalui jalur pantai utara terus bertambah dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kebanyakan pemudik masih terpaku untuk menggunakan jalur utama.
Berdasarkan data posko Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Jawa Tengah, jumlah kendaraan yang memasuki Jateng dari arah Jawa Barat melalui perhitungan petugas di jembatan timbang Tanjung, Brebes, hingga Jumat (18/9), pukul 07.00 pukul 14.00 mencapai 51.786 kendaraan terdiri atas 37.136 sepeda motor, 11.724 mobil pribadi, 1.637 bus, dan 1.289 truk barang.
Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan kendaraan yang masuk Jateng pada Kamis (16/9), dengan rentang waktu yang sama, yaitu 33.032 kendaraan, yang terdiri dari 21.625 sepeda motor, 8.423 mobil pribadi, 1. 231 bus, dan 1.753 truk barang.
Kepala Dishubkominfo Jateng Kris Nugroho mengatakan, puncak arus mudik yang memasuki Jateng diperkirakan terjadi pada Jumat malam ini. "Masyarakat pasti menginginkan sudah sampai di kam pung halaman pada malam Hari Raya Idul Fitri. Karena Lebaran bergeser menjadi Minggu, mereka pasti berangkat sebelumnya," kata Kris.
Kris mengimbau, bagi para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam perjalanan, salah satunya dengan tidak menaiki kendaraan melebihi kapasitas. "Bagi yang sudah kelelahan, jangan dipaksakan. Pemudik bisa berhenti dulu di tempat istirahat yang telah disediakan," ucap Kris.
Kebanyakan pemudik memilih menuju kampung halaman pada Jumat, karena baru memasuki masa libur. "Saya masih kerja Kamis kemarin jadi baru bisa mudik setelahnya. Yang penting pas malam Idul Fitri sudah ada di rumah,"kata Purhadiyono (27), lelaki asal Tangerang, Banten yang akan mudik ke Purwodadi, Grobogan dengan menggunakan sepeda motor.
Bustami (30), pemudik lainnya dari Tangerang yang akan menuju Solo , juga mengaku baru bisa mudik pada Kamis malam karena belum mendapatkan libur. "Setelah kerja saya langsung pulang, tetapi ternyata terjebak macet di jalan," kata Bustami yang ditemui ketika sedang berisitirahat di Jalam Jenderal Sudir man, Kota Semarang.
Selain itu, jumlah penumpang yang turun di Terminal TErboyo juga diperkirakan akan bertambah dari Kamis lalu. Pada Kamis (17/9), jumlah penumpang yang turun mencapai 3.566 penumpang atau bertambah dibandingkan Rabu (16/9) yang hanya 3.256 penumpang dan Selasa (15/9) yang berjumlah 2.867 penumpang.


