Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 13:29 WIB
Empat Penumpang Nomad Luka Berat
Ambrosius Harto | Senin, 7 September 2009 | 16:59 WIB
|
Share:

TRIBUN BATAM/IMAN SURYANTO
Dua pesawat Nomad melakukan patroli rutin di sisi barat Pulau Nipah yang berbatasan dengan Singapura, Jumat (2/5). Penjagaan pulau terluar Indonesia menjadi keharusan dalam mempertahankan dan menjaga kedaulatan bangsa.

TERKAIT:

SAMARINDA, KOMPAS.com — Lima penumpang pesawat Nomad milik TNI Angkatan Laut yang jatuh di Kalimantan Timur dilaporkan tewas. Empat penumpang lainnya luka berat.

Demikian informasi yang diterima Kompas, Senin (7/9) sore di Kota Samarinda. Pesawat yang jatuh itu ialah Nomad tipe N-24 dengan nomor pesawat P387. Pesawat dilaporkan jatuh dan terbelah dua di kawasan Sekatak Bengarai, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur.

Pesawat itu jatuh sekitar pukul 14.30 Wita. Pesawat dikabarkan berangkat dari Lapangan Udara Long Ampung di Kabupaten Malinau dengan tujuan Bandara Juwata di Kota Tarakan pada pukul 13.17 Wita.

Lokasi jatuhnya pesawat berada pada koordinat 0309618 lintang utara dan 1171175 bujur timur. Sejumlah nama yang ada dalam pesawat itu ialah Pilot Letnan Satu Laut (P) Erwin, Kopilot Letnan Satu Laut (P) Syaiful, dan Sersan Mayor Sodikin selaku kru teknis.

Kepala Dinas Penerangan Komando Armada RI Kawasan Timur Letnan Kolonel Laut (KH) Toni Syaiful yang dihubungi terpisah dari Samarinda mengatakan, ketiga kru pesawat itu bertugas di Wing Udara Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut yang bermarkas di Pangkalan Udara Angkatan Laut Juanda, Surabaya.