TARAKAN, KOMPAS.com — Komandan Lapangan Udara Balikpapan Letkol Pnb Agus Pandu Purnama mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memperkirakan penyebab jatuhnya pesawat jenis Nomad milik TNI AL yang berpangkalan di Tarakan, Senin (7/9). "Penyebabnya belum dapat diketahui. Sebelum menghilang, sempat ada engine failed," ujarnya ketika dihubungi Kompas.com.
Menurut Agus, pesawat yang jatuh dan terbelah di daerah Long Apung di Bulungan, tepatnya titik koordinat 03 derajat, 09 menit 618 detik lintang utara itu secara rutin digunakan untuk misi patroli maritim.
Sementara Danlanal Tarakan Letkol Laut Bambang Irwanto belum dapat dimintai konfirmasi karena menurut petugas jaga Markas TNI AL, Tri Wahyono, para perwira sudah berangkat ke TKP. Menurutnya, tiga keluarga korban yang merupakan awak pesawat Nomad juga sudah bersiap di Surabaya.
