BLORA, KOMPAS.com - Sebuah bom ikan berdiameter tiga sentimeter dengan panjang 6,5 sentimeter meresahkan warga Dusun Tanduran, Desa Kemantren, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pasalnya warga mengira bom yang ditemukan di sela-sela rel kereta api itu berjenis TNT.
Kepala Kepolisian Resor Blora Ajun Komisaris Besar Umar Faruq, Jumat (4/9) di Blora, memastikan bom itu sejenis bom ikan. Tingkat ledakannya tidak terlalu membahayakan keselamatan manusia. "Polisi telah mengamankan bom itu," kata dia.
