BEKASI, KOMPAS.com — Gara-gara mogok di tengah perlintasan, sebuah minibus angkutan penumpang umum perkotaan (angkot) K-01 trayek Bekasi-Pulogadung nyaris berantakan ditabrak kereta ekspres, Senin (31/8) sore. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan di perlintasan Bulakkapal yang dikenal rawan kecelakaan itu.
Diperoleh keterangan, minibus Elf tersebut mendadak mogok di tengah-tengah perlintasan Jalan Pahlawan, Bulakkapal, Bekasi Timur. Belasan tukang ojek sudah mendorong mobil—yang mengangkut dua penumpang itu—untuk dapat menyeberangi perlintasan tak berpalang itu.
Namun, kereta ekspres, yang diperkirakan adalah KA Argolawu, melaju kencang dari arah Tambun dan semakin mendekat. Mengetahui bahaya, sopir dan dua penumpang Elf turun. Para tukang ojek yang semula membantu mendorong langsung meninggalkan minibus tersebut di tengah perlintasan.
"Ban belakang Elf kena tabrak kereta sampai-sampai Elf itu terdorong ke pinggir perlintasan," kata Anin (25), salah seorang pengojek. Akibatnya, separuh bodi minibus itu penyok dihantam kereta.
Meski tidak ada korban jiwa, kecelakaan di perlintasan dekat Taman Makam Pahlawan Kota Bekasi pada sore tadi berimbas pada kemacetan di ruas Jalan H Juanda, mulai dari Terminal Bekasi sampai ke perbatasan Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi.
