KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
KM Sari Mulia Tenggelam, 11 Tewas
Sabtu, 29 Agustus 2009 | 21:49 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Kapal Motor Sari Mulia yang berangkat dari Negara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan menuju Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (28/8) malam sekitar pukul 20.00 dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Negara, anak Sungai Barito di daerah Desa Batalas, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalsel.

Hingga hari Sabtu (29/8) sore pukul 17.15 sudah sebelas penumpang yang ditemukan tewas tenggelam. Sedangkan yang berhasil selamat ada 116 orang. Tim SAR gabungan, petugas penanggulangan bencana Provinsi Kalsel dan Kabupaten Tapin, kepolisian dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian karena diperkirakan masih ada sekitar 23 orang yang hilang.

Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Banjarmasin, Gusti Syaiful Bahri yang dihubungi dari Banjarmasin, Sabtu, mengatakan, jumlah penumpang yang meninggal, yang hilang dan selamat itu masih sementara dan kemungkinan terus berubah. Sebab, jumlah seluruh penumpangnya tidak diketahui pasti karena kapal itu tidak memiliki daftar penumpang yang tercatat resmi.

"Data sekitar 23 orang penumpang yang masih dalam pencarian saja berdasarkan pengakuan dari sejumlah penumpang yang merasa keluarga atau teman mereka belum ditemukan," katanya.

Sementara Kepala Kepolisian Resor (Polres) Tapin, AKBP Akhmad Saury, mengatakan, proses pendataan penumpang, baik yang telah selamat, meninggal dan yang hilang juga terus dilakukan petugas kepolisian. Berdasarkan, keterangan sementara dari Dardi, Nahkoda KM Sari Mulia, musibah itu terjadi setelah kapal tersebut beberapa saat mengambil barang di Desa Batalas tersebut.

Dari laporan tim SAR di lapangan, kata Syaiful, kapal itu pada awal tidak mengalami kelebihan penumpang, tetapi dalam perjalanannya bertemu dengan sebuah kapal yang mogok. Diduga, banyak penumpang dari kapal mogok itu pindah ke KM Sari Mulia.

Saat ini dikerahkan sekitar delapan kapal besar dan puluhan jukung (perahu tradisional warga setempat) yang di kerahkan untuk mencari para korban yang belum ditemukan. Para penumpang kapal yang selamat saat ini ditampung di beberapa rumah warga setempat sambil menunggu jemputan dari keluarga masing-masing.

Sedangkan para korban yang tewas, masing-masing dimasukkan ke kantong mayat. Setiba di Mesjid Raudatul Jannah dimandikan dan sembahyangkan. Selanjutnya, jenazah-jenazah itu diserahkan kepada keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian.

Adapun daftar sebelas korban yang tewas adalah:

1.Aliyah, perempuan (60), warga Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

2.Ny Rantana, perempuan (50), warga Pandapura, Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan

3.Pandi, pria (38), Desa Bandang, Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

4.Bapak Lastri, pria (37), Desa Samuda, Negara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

5.Ny Masnah, perempuan (60), Banua Hanyar, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

6.Ny Dawiyah, perempuan (32), Banua Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

7.Abdul Gani, balita laki-laki (4), anak Ny Dawiyah.

8.Hamsuni, pria (65), Desa Buas-buas, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

9.Hajjah Aliyah (60), Desa Mataah, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

10.Faisal, balita laki-laki (3),orang tuanya belum terindentifikasi.

11.Duriah, perempuan (70), warga Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Penulis: FUL   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.