TANGERANG, KOMPAS.com — Mohammad Syahrir, warga Jakarta, menjadi buron polisi terkait kasus pengeboman dua hotel berbintang lima di Mega Kuningan, Jumat (17/7) lalu.
Keluarga Syahrir dikenal ramah, meski mengikuti pengajian "khusus." Salah satu murid mengaji istri Syahrir mengaku kaget dengan hal tersebut. "Itu kan bapaknya. Kalau ibunya baik. Ibu Nurjanah baik. Dia itu ustazah. Orang berilmu pasti selalu menjaga perkataannya dan sopan," ujar wanita berjilbab panjang yang tak mau disebutkan namanya itu kepada di Blok C Perumahan Garuda, Tangerang, Rabu (19/8).
Menurut dia, Nurjanah juga tidak pernah memberikan doktrin mengenai ajaran-ajaran jihad dan terorisme. Nurjanah murni mengajarkan ajaran agama Islam kepada warga di Blok A kompleks itu.
