Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 11:59 WIB
Istri Syahrir Tidak Pernah Beri Doktrin Terorisme
Rita Ayuningtyas | Rabu, 19 Agustus 2009 | 18:39 WIB
|
Share:

Persda Network/FX Ismanto
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna, Rabu (19/8) di Mabes Polri, memperlihatkan wajah Mohamad Syahrir alias Aing yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) polisi saat mengumumkan empat nama dan wajah DPO yang diduga terlibat aksi terorisme peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton. Kempat nama dan wajah yang diumumkan yaitu Ario Sudarso alias Suparjo Dwi Anggoro alias Aji alias Mistam Husamudin, Mohamad Syahrir alias Aing, Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Syaifudin Zuhri alias Ustadz Syaifudin Zuhri alias Udin alias Soleh.

TERKAIT:

TANGERANG, KOMPAS.com — Mohammad Syahrir, warga Jakarta, menjadi buron polisi terkait kasus pengeboman dua hotel berbintang lima di Mega Kuningan, Jumat (17/7)  lalu.

Keluarga Syahrir dikenal ramah, meski mengikuti pengajian "khusus." Salah satu murid mengaji istri Syahrir mengaku kaget dengan hal tersebut. "Itu kan bapaknya. Kalau ibunya baik. Ibu Nurjanah baik. Dia itu ustazah. Orang berilmu pasti selalu menjaga perkataannya dan sopan," ujar wanita berjilbab panjang yang tak mau disebutkan namanya itu kepada di Blok C Perumahan Garuda, Tangerang, Rabu (19/8).

Menurut dia, Nurjanah juga tidak pernah memberikan doktrin mengenai ajaran-ajaran jihad dan terorisme. Nurjanah murni mengajarkan ajaran agama Islam kepada warga di Blok A kompleks itu.