BLITAR, KOMPAS.com — Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (28/7) malam, diguncang gempa bumi berkekuatan 5,4 skala Richter. Ribuan warga terkejut dan sempat ke luar rumah. Tidak ada korban jiwa ataupun kerusakan material dalam peristiwa tersebut.
Staf Badan Kesatuan Kebangsaan dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Blitar, Widodo, mengatakan, gempa terjadi pada pukul 19.00 lebih 50 menit dan 51 detik. Adapun lokasinya di 8,88 lintang selatan dan 112,48 bujur timur atau sekitar 98 kilometer sebelah tenggara Blitar.
Kedalaman gempa mencapai 13 kilometer. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami kendati lokasinya sangat dekat dengan wilayah pantai selatan Blitar.
Selain di wilayah Blitar, gempa juga dirasakan oleh warga yang tinggal di Kabupaten Kediri, Tulungagung, Trenggalek, dan Malang bagian selatan. Di Kediri, gempa dirasakan oleh warga di Kecamatan Wates.
Jumadi (45), warga Desa Duwet, Kecamatan Wates, mengatakan, dirinya merasakan getaran gempa sebanyak dua kali. Jumadi yang sedang bertamu ke rumah tetangganya yang meninggal dunia langsung lari ke luar rumah saat merasakan gempa.
Hampir semua tamu yang sedang hadir langsung ke luar rumah waktu ada gempa. Saya dan warga lainnya melihat awalnya tidak percaya ada gempa. "Kami baru yakin setelah lihat air di gelas air minum kemasan tiba-tiba goyang-goyang," katanya.
