Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:34 WIB
Blok Cepu Diamankan Satu Regu Brimob dan Samapta
Benny N. Joewono | Jumat, 17 Juli 2009 | 15:43 WIB
|
Share:

Hindra Liu
Ledakan dahsyat terjadi di hotel Marriott dan Ritz Carlton.

BOJONEGORO, KOMPAS.com — Jajaran Polres Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat, langsung mengamankan kawasan migas Blok Cepu di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, menyusul ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta.

"Satu regu (10 personel) Brimob dilengkapi senjata api dan satu regu Samapta kami terjunkan untuk pengamanan kawasan obyek vital migas di Bojonegoro," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Agus Saripul Hidayat, Jumat (17/7).

Diterjunkannya petugas di kawasan Migas Blok Cepu yang dikelola Mobil Cepu Limited (MCL), anak perusahaan Exxon Mobil Oil Indonesia (EMOI) dari Amerika Serikat, tersebut dilakukan setelah diterima laporan ada peledakan di Jakarta.

Menurut dia, pengamanan obyek vital di kawasan migas Blok Cepu, di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, langsung dipimpin Kasat Samapta Polres Bojonegoro AKP Temmy Arachman.

Selain mengamankan kawasan migas Blok Cepu, polisi juga mengamankan lapangan minyak Sukowati di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, dan Desa Campurejo, Kecamatan Kota, yang dikelola Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java.

Termasuk menempatkan petugas di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro. "Kami siaga I, fokus pengamanan di obyek vital migas di Bojonegoro, selain tempat lainnya yang dianggap rawan," katanya menjelaskan.

Di tempat lainnya, pengamanan dilakukan dengan patroli, sedangkan di lokasi obyek vital ditempatkan petugas dari satuan Brimob dan Samapta, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Yang penting, masyarakat diimbau tidak panik sebab jajaran Polres Bojonegoro meningkatkan kewaspadaan dengan mengerahkan sejumlah personel di lokasi obyek vital dan tempat lainnya yang dianggap rawan di Bojonegoro.

"Masyarakat kami minta tidak usah panik, kami siap mengamankan Bojonegoro," katanya menegaskan.

Sumber :
Ant