Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 13:53 WIB
Antrean Truk di Lamno Sudah Dua Pekan Ini
Mahdi Muhammad | Sabtu, 11 Juli 2009 | 18:03 WIB
|
Share:

WARTA KOTA/BAMBANG PUTRANTO

LAMNO, KOMPAS.com - Belasan truk yang membawa berbagai kebutuhan mengantre untuk bisa melintasi Sungai Lambesoe, Kecamatan Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (11/7). Truk terpaksa menunggu hingga air surut untuk bisa melintasi sungai. Sementara, jembatan yang ada di atas sungai tersebut, tidak bisa dilewati.

Beberapa pengemudi dan warga yang ditemui di lokasi menuturkan, antrean seperti itu sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Masyarakat melarang truk melintasi jembatan tersebut karena kondisi konstruksi jembatan yang sudah mulai keropos.

Jer(24), salah satu warga, mengatakan, beberapa waktu lalu ada truk pengangkut kebutuhan rekonstruksi dengan tujuan Meulaboh (Kabupaten Aceh Barat) dan Calang (Kabupaten Aceh Jaya), terperosok di tengah jembatan. Muatannya berupa semen dan sebagainya, terpaksa diturunkan karena bila dipaksakan malah akan membuat kondisi jembatan semakin membahayakan.

"Kayu-kayunya sudah mulai lapuk. Begitu juga kondisi tiang-tiang penyangga utamanya," ujarnya. Jembatan ini merupakan satu-satunya jembatan yang bisa dilintasi oleh truk berukuran besar. Sejak bencana tsunami, belum ada satu jembatan permanen pun yang dibangun di wilayah ini meski Lamno merupakan daerah perlintasan utama dari Banda Aceh menuju ke wilayah pantai barat dan selatan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.