BANYUMAS, KOMPAS.com - Dominasi pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dalam perolehan suara pemilu presiden dan wakil presiden tergambar di wilayah eks-karesidenan Banyumas, Jumat (10/7). Di empat kabupaten yang selama ini menjadi basis tradisional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, SBY-Boediono unggul atas dua pasangan lainnya.
Di Cilacap, berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Cilacap, Jumat, SBY-Boediono meraih 496.089 suara atau 54,83 persen. Perolehan suara itu mengungguli pasangan Mega-Prabowo yang memperoleh 322.486 suara atau 35,64 persen, dan Jusuf Kalla-Wiranto 86.284 suara atau 9.54 persen.
Di Banyumas, hasil penghitungan cepat Panitia Pengawas Pemilu Banyumas menunjukkan, SBY-Boediono dominan, dengan perolehan suara sebanyak 442.527 atau 50,5 persen. Pasangan Mega-Prabowo meraih 365.498 atau 41,7 persen, sedangkan JK-Wiranto meraup 68.180 suara atau 7,8 persen.
Ketua Panwaslu Banyumas, Tri Wuryaningsih, mengungkapkan, perhitungan suara itu sudah meliputi semua kecamatan di Banyumas. Dari 27 kecamatan yang ada, hanya tujuh yang dikuasai pasangan Mega-Prabowo, sedangkan 20 lainnya didominasi SBY-Boediono.
"Perolehan suara ini termasuk di Kecamatan Sumbang yang kemarin harus dihitung ulang gara-gara kesalahan dalam penghitungan di satu TPS," ujar Tri.
Perolehan suara Megawati di Banyumas dan Cilacap ini jauh di bawah perolehan Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut dalam pilpres 2004 putaran kedua yang rata-rata di atas 50 persen. Bahkan, di Banyumas kala itu Mega yang berpasangan dengan Hazim Muzadi meraih 54,6 persen, sedangkan SBY yang waktu itu berpasangan dengan Jusuf Kalla hanya meraih 45 persen.
Di Purbalingga, Mega-Prabowo mampu menempel ketat suara SBY-Boediono dengan selisih hanya 1,9 persen. SBY-Boediono unggul dengan perolehan suara 208.946 atau 46,55 persen, sedangkan Mega-Prabowo mendapatkan 200.056 suara atau 44,56 persen.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Banyumas, Aan Rohaeni, mengatakan, data-data tersebut belum resmi. KPU Banyumas sendiri tak melakukan penghitungan cepat. Untuk hasil keseluruhan penghitungan suara, KPU akan menghitungnya secara manual. Rekapitulasi suara di KPU Banyumas baru akan kami lakukan tanggal 16 Juli nanti, tandas dia.


