JOMBANG, KOMPAS.com - Para petani padi organik di Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, hingga Jumat (10/7) masih menunggu soal kepastian pemasaran hasil panen mereka dari Dinas Pertanian Kabupaten Jombang.
Kepala Desa Sudimoro, Sunan menyebutkan hal itu sedikit berbeda dengan nasib sekitar 50 petani semi organik yang menggunakan metode System of Rice Intensification (SRI) dalam mengelola lahannya.
Kalau untuk padi SRI (relatif) tidak ada kesulitan karena dijual dan dihargai sama dengan padi jenis biasa. Untuk padi organik ini masih belum ada kepastian, ucap Sunan.


