JAYAPURA, KOMPAS.com — Pascapembakaran Kantor KPU Tolikara, Jumat (10/7) pagi tadi, lima anggota KPU Tolikara berlindung di Polres setempat. Pasalnya, mereka sempat diserbu dan akan dianiaya massa.
Sementara itu, hingga kini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Ketua KPU Papua, Benny Sweny, Jumat di Jayapura, menuturkan, aksi massa dipicu ketidakpuasan atas penetapan kursi legislatif hasil pemilu 9 April lalu. Ihwal pembakaran disebabkan kekecewaan pelaksanaan pilpres, Benny mengaku belum menerima laporannya.
Kantor KPU Tolikara berukuran 8 x 12 meter persegi itu terbuat dari papan kayu sehingga mudah dilalap api.


