KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Kantor KPU Tolikara Dibakar
Laporan wartawan KOMPAS Ichwan Susanto,Aryo Wisanggeni G
Jumat, 10 Juli 2009 | 08:24 WIB

PAPUA, KOMPAS.com — Pagi ini Jumat (10/7), Kantor KPU Kabupaten Tolikara, Papua, dibakar sekelompok orang tidak dikenal.

Dihubungi dari Jayapura, Pengurus DPC PNI Marhaenisme Tolikara, Wati Kogoya, mengatakan, suasana Karubaga, ibu kota Tolikara masih mencekam.

Ia menduga pembakaran dilakukan sekelompok orang tidak dikenal yang kecewa karena pilpres hanya berlangsung di dua TPS. Sedangkan di TPS lain diduga hasilnya fiktif. Di Tolikara, terdapat 541 TPS di 30 distrik. Info dari sumber setempat menyebutkan, pembakaran dilakukan sejumlah puluhan orang. Kantor KPU Tolikara hangus dan rata dengan tanah.

Sementara, Kepala Kepolisian Resor Persiapan Tolikara, Komisaris JF Uriager, ketika dihubungi di Karubaga, ibukota Kabupaten Tolikara, menyatakan pembakaran kantor KPUD Tolikara terjadi sekitar pukul 07.30 WIT. "Sekitar 20 orang yang berasal dari Aliansi Partai Kecil medatangi Kantor KPUD Tolikara dengan membawa panah, busur, dan parang. Mereka langsung membakar Kantor KPUD," kata Uriager.

Menurutnya, bangunan kayu berukuran sekitar 8 x 4 meter persegi itu rata dengan tanah. "Bangunan itu bangunan kayu yang sudah tua, bekas sekolah Taman Kanak-kanak. Polisi berupaya mencegah, tetapi kami memang tidak mengeluarkan tembakan," kata Uriager.

Uriager menyatakan pembakaran terjadi karena massa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum 2009. "Padahal seluruh proses penghitungan rekapitulasi perolehan suara sudah selesai, dan tinggal menunggu penetapan calon legislatif terpilih. Kami juga belum mengetahui atas dasar apa massa tidak puas terhadap hasil itu. Jadi pembakaran itu tidak terkait Pemilihan Presiden," katanya.

Uriager menyatakan seluruh dokumen Pemilihan Umum 2009 tidak ikut terbakar karena telah dipindah sebelumnya. "Kami memang sudah mengantisipasi potensi pertentangan seperti itu, sehingga seluruh dokumen KPUD sudah diselamatkan lebih dahulu. Pembakaran itu juga tidak menimbulkan korban," kata Uriager.

Polisi telah mengamankan dan memeriksa lima orang yang terkait dengan pembakaran itu. "Tetapi sampai pukul 10.00 WIT, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Situasi Karubaga tetap aman, dan masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa," kata Uriager.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.