DENPASAR, KOMPAS.com — Pasangan nomor urut 1 dan 3, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Jusuf Kalla-Wiranto, dua hari terakhir ini wira-wiri meminta penyelesaian daftar pemilih tetap (DPT). Namun, capres PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengatakan, apa yang dilakukan tidak semata-mata untuk kepentingan dua pasangan calon.
Menurut Mega, saat melakukan pertemuan dengan KPU, pihaknya sudah mencoba menghubungi pasangan nomor urut 2, SBY-Boediono, yang disebutnya "calon nomor dua".
"Dalam hubungan dengan KPU, kami coba menghubungi nomor 2. Baik LO-nya, sudah menghubungi Pak Hatta Rajasa. Tapi sampai kami di situ, belum terhubungi," ungkap Mega kepada wartawan, di Denpasar, Bali, Senin (6/7).
Mega mengatakan, KPU juga telah disarankan memanggil pasangan SBY-Boediono. "Agar jangan sampai berpikir ini kepentingan 1 dan 3. Maka, kami minta semua pasangan hadir dan kami sudah minta kepada KPU," ujar Mega.


