SERPONG, KOMPAS- Dinas Pendidikan Tangerang Selatan mengingatkan orangtua dan guru, serta penanggungjawab pendidikan di Tengerang Selatan, untuk tidak memaksakan anak pra-sekolah dan TK untuk membaca. Anak TK sebaiknya diberikan contoh dan teladan, pasalnya melalui contoh itulah, anak-anak pra sekolah lebih banyak belajar.
"Namun, orangtua memang sering menganggap jika lulusan TK Itu tidak bisa membaca, dianggap buruk," ujar Muhammad Nur, dari Dinas Pendidikan Tangerang Selatan di Serpong, Sabtu (13/6), ketika memberi sambutan di pesta akhir tahun TK Islam Cikal Harapan BSD.
Muhammad Nur mengungkapkan, Dinas Pendidikan Tengerang Selatan belum terbentuk secara sempurna. Itu sebabnya pelayanan pendidikan belum maksimal. "Terutama, problem yang selalu muncul di awal tahun ajaran, pada saat pendaftaran siswa baru selalu akan menjadi masalah," ujarnya.


