PURBALINGGA, KOMPAS.com — Desa Bambangan, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, diguyur hujan abu tipis dari Gunung Slamet pada Selasa pagi.
Meski demikian, peristiwa tersebut tidak membuat panik warga karena mereka mengganggap hal itu sudah biasa terjadi. "Warga Bambangan yang berada di kaki Gunung Slamet sebelah tenggara sudah terbiasa dengan hujan abu," kata seorang warga, Marto (50).
Marto mengatakan, warga tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa meski status Gunung Slamet telah ditingkatkan menjadi siaga sejak 23 April lalu. Terkait hal itu, Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan, Kabupaten Pemalang, Sukedi, mengatakan, hujan abu yang terjadi di Desa Bambangan pada Selasa pagi hanyalah hujan abu tipis.
"Biasanya hujan abu tersebut mengarah ke utara, tetapi tadi pagi ke arah tenggara. Tergantung arah angin," katanya.
Mengenai kondisi terkini Gunung Slamet, Sukedi mengatakan, hingga saat ini status gunung tersebut masih pada level III atau siaga. Berdasarkan pengamatan pada Selasa (9/6) pukul 06.00-12.00, kata dia, tercatat sebanyak 10 kali letusan asap berwarna putih tebal kecoklatan dengan ketinggian 100-300 meter.
