KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Buruh Tolak Nota Kesepahaman Jamsostek-Gubernur
Laporan wartawan KOMPAS Didit Putra Erlangga Rahardjo
Senin, 18 Mei 2009 | 11:22 WIB

CIMAHI, KOMPAS.com — Buruh yang berasal dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat berunjuk rasa di depan kantor cabang PT Jamsostek Kota Cimahi, Senin (18/5). Massa dari berbagai serikat pekerja, seperti Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) itu datang untuk menolak nota kesepahaman yang dilakukan PT Jamsostek dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Menurut Koordinator Aksi Edi Suherdi, PT Jamsostek telah menandatangani kesepahaman dengan Gubernur Jabar untuk mengucurkan dana tanggung jawab korporat sebesar Rp 10,6 miliar kepada Pemprov Jabar. Rencananya, dana tersebut akan dimanfaatkan untuk program penciptaan sejuta lapangan pekerjaan yang dulu dijanjikan dalam pemilu gubernur.

"Yang ada di PT Jamsostek seluruhnya berasal dari uang buruh yang dipotong dari upah mereka. Dana itu harusnya digunakan untuk kesejahteraan buruh seperti bantuan PHK atau beasiswa, bukan untuk kepentingan politik semata," tegas Edi.

Hingga kini, massa masih berunjuk rasa dan belum beraudiensi dengan perwakilan PT Jamsostek cabang Cimahi. Beberapa pegawai yang ditemui menolak berkomentar sampai audiensi dengan perwakilan pengunjuk rasa dilakukan.

 

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.