Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 11:25 WIB
7 Bulan Pasca Dihantam Puting Beliung, Sekolah Belum Diperbaiki
Antonius Ponco A. | Selasa, 12 Mei 2009 | 19:31 WIB
|
Share:

NGAWI, KOMPAS.com — Sebanyak 19 murid kelas VI SDN Tepas 2, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terpaksa mengikuti ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) di SDN Tepas 3. Pasalnya, bangunan sekolah mereka yang rusak akibat puting beliung pada Oktober 2008 lalu belum diperbaiki.

Kepala SDN Tepas 2 Sukarni, Selasa (2/5), mengatakan, tidak hanya saat UASBN, murid-murid kelas enam menempuh ujian di SDN Tepas 3. Selama pelaksanaan ujian sekolah pun, murid-murid akan melaksanakannya di SDN Tepas 3. "Totalnya selama enam hari, ruangan di Tepas 3 kami pinjam untuk ujian anak-anak," tambahnya.

Dengan begitu, pelaksanaan ujian murid kelas VI SDN Tepas 2 berada di sekolah yang sama dengan tempat murid kelas VI SDN Tepas 3 melaksanakan ujian. Hal ini tidak menjadi masalah karena murid kelas I sampai V SDN Tepas 3 diliburkan saat ujian berlangsung.

Sejak puting beliung merusakkan SDN Tepas 2, sebanyak 104 murid SDN Tepas 2 terpaksa belajar di balai desa setempat. Karena kondisinya darurat, kayu tripleks digunakan untuk pemisah antar-ruangan kelas sehingga saat kegiatan belajar-mengajar suara dari kelas yang lain masuk ke kelas lainnya.

Sukarni masih belum tahu kapan SDN Tepas 2 akan diperbaiki oleh pemerintah. Pasalnya, hingga kemarin belum ada kejelasan kapan perbaikan dilakukan. Padahal, dia telah mengusulkan perbaikan itu sejak puting beliung merusak sekolah. Dia berharap pemerintah memperbaiki sekolah itu sebelum tahun ajaran 2009/2010 dimulai.