Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 04:44 WIB
Ada Ikan Purba di WOC
IGN sawabi | Minggu, 10 Mei 2009 | 12:50 WIB
|
Share:

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Pengunjung melihat replika ikan purba jenis coelacanth yang dikenal sebagai sea king (Latimeria menadoensis) pada Pameran Iptek dan Industri Bahari 2008 di Surabaya, yang berlangsung sampai Minggu (8/6). Ikan langka dari zaman prasejarah yang ditemukan di perairan Sulawesi Utara itu kini menjadi simbol kekayaan bahari Indonesia untuk dunia ilmu pengetahuan.

TERKAIT:

MANADO, KOMPAS.com — Ikan purba Coelacanth yang ditemukan di Pantai Manado, 27 Juni 2007, dipajang di lokasi World Ocean Conference (WOC) di Grand Kawanua Convention Center (GKCC).
     
Koordinator Media Center WOC Roy Tumiwa di Manado, Minggu, mengatakan, ikan purba yang diprediksi hidup puluhan juta tahun lalu itu dipamerkan kepada publik.
     
Ikan purba yang dikenal dengan nama Latimeria menadoensis itu dipajang di akuarium dengan ukuran dua meter dan menarik minat pengunjung yang menyaksikannya.
     
Ikan purba itu ditemukan di perairan Malalayang, sekitar 500 meter dari tepian pantai dengan kedalaman 190,2 meter hingga 195 meter. Ikan tersebut merupakan jenis baru yang kemudian disebut Latimeria menadoensis dan sempat dipublikasikan kepada sejumlah peneliti baik asing maupun nasional.
     
Secara fisik, ikan ini tampak seperti ikan kerapu macan, loreng-loreng gelap bergigi tajam dengan sepasang sirip dada, sirip perut, satu sirip anal (bagian belakang bawah), dan satu sirip punggung yang tidak menyatu dengan tubuh, tetapi menjulur seperti tungkai layaknya tangan manusia.
     
Ikan tersebut sempat disimpan pada tempat pendingin di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut dan bakal menjadi maskot baru WOC.

Sumber :
Ant