KOMPAS
Rabu, 10 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Peresmian Suramadu Diajukan 10 Juni
Jumat, 8 Mei 2009 | 23:07 WIB
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Pembangunan bentang tengah Jembatan Suramadu di Selat Madura, Jawa Timur, hampir menyambung dan menyisakan jarak sekitar 30 meter, Senin (5/1). Meskipun proyek hampir selesai, pembebasan lahan untuk jalan akses di sisi Surabaya masih terkendala dan berpotensi mengganggu kelancaran pengoperasian Jembatan Suramadu.
TERKAIT:

SURABAYA, KOMPAS.com - Peresmian pengoperasian Jembatan Suramadu yang semula ditargetkan tanggal 15 Juni 2009 akhirnya diajukan tanggal 10 Juni 2009. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto optimistis pengerjaan jembatan sepanjang 5.438 meter ini dapat segera dirampungkan.

"Penyambungan beberapa sisi jembatan memang masih dilakukan di sisi Surabaya tapi itu pekerjaan ringan dan akan segera selesai. Pengecoran paling lambat selesai 25 Mei 2009 mendatang dan pengaspalan jalan mulai dilakukan minggu depan. Karena itu, tanggal 10 Juni 2009 mendatang Jembatan Suramadu selesai 100 persen," ucap Djoko, Kamis (7/5) di sela kunjungannya ke Jembatan Suramadu, Surabaya.

Menurut Djoko, tanggal 10 Juni 2009 mendatang Jembatan Suramadu rencananya akan diresmikan lan gsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Dengan melihat perkembangan pembangunan Jembatan Suramadu sekarang, Djoko bahkan optimistis pengoperasian jembatan ini tidak mungkin diresmikan pasca pemilihan umum presiden.

Akhir bulan April lalu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Jawa Timur Supaad mengatakan, pengoperasian Jembatan Suramadu yang awalnya ditargetkan tanggal 12 Juni 2009 diprediksi mundur sekitar tiga hari hingga 15 Juni 2009. Pasalnya, kontraktor membutuhkan waktu tiga hari untuk pros es pengaspalan di sekitar bentang tengah Suramadu.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengungkapkan, tak dipungkiri percepatan peresmian Jembatan Suramadu diusahakan sebelum pemilihan umum Presiden berlangsung.

Meski pembangunan Jembatan Suramadu ditargetkan selesai pertengahan bulan Juni mendatang. Namun, akses jalan lingkar timur tengah atau middle eastern ring road II C dari arah Kenjeran menuju tol Waru Juanda sepanjang 2,8 kilometer belum terbebaskan. Supaad menambahkan, sebagai langkah alternatif, untuk sementara alur lalu lintas ke Suramadu dari sisi Surabaya melewati Tol Dupak menuju daerah Perak hingga Jalan Ken jeran dan masuk akses Suramadu.

Pembangunan jalan MERR II C di sisi timur Kota Surabaya sangat diperlukan untuk mengurangi tingkat kepadatan arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani. Dengan dibangunnya MERR II C diprediksi 20 persen lalu lintas di Jalan Ahmad Yani akan berpindah ke ruas jalan tersebut.

Penulis: WAH   |     |   Sumber : Antara Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.