Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 11:11 WIB
RSUD Lamongan Siapkan Ruang Isolasi Suspek Flu Babi
Adi Sucipto | Senin, 4 Mei 2009 | 19:22 WIB
|
Share:

LAMONGAN, KOMPAS.com - Meski sangat kecil kemungkinan pandemi flu babi muncul di Lamongan namun ada langkah persiapan antisipasi meluasnya flu babi. Jika ada warga Lamongan yang terinfeksi penyakit yeng berepisentrum di Mexico ini, RSD dr Soegiri Lamongan sudah menyiapkan satu ruang perawatan khusus untuk isolasi penderita.

Meski bukan satu ruang khusus dengan peralatan lengkap dan canggih seperti milik rumah sakit pusat, ruang isolasi khusus bagi pasien flu babi tersebut setidaknya cukup memadai untuk menganalisis kondisi pasien. Bila diketahui jenis penyakit sebenarnya yang diderita termasuk flu babi maka selanjutnya pasien dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Informasi Komunikasi Lamongan Aris Wibawa babi bukan hewan yang umum ada dan dikonsumsi masyarakat Lamongan yang mayoritas beragama Islam. Hasil olahan babi pun tidak ditemukan di Lamonbgan. "Tidak ada salahnya ada persiapan seperti pada kasus flu burung, RSUD Soegiri telah menyiapkan ruang khusus untuk isolasi sementara bagi pasien suspect flu babi," kata Aris.

Virus flu babi H1N1 bisa menular antar manusia sehingga meskipun tidak ditemukan ternak atau olahan daging babi di Lamongan tetap diantisipasi. Flu babi adalah penyakit pernapasan babi yang disebabkan virus influenza tipe A yang menyebabkan wabah influenz a pada babi. Dari Meksiko penyakit itu kini telah menyebar ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Spanyol, Jepang dan Hongkong.