Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 22 Mei 2012 | 09:09 WIB
Ratusan Guru Bantu Belum Terima Honor
Josephus Primus | Kamis, 23 April 2009 | 00:55 WIB
|
Share:

MUSI RAWAS, KOMPAS.com - Sebanyak 108 guru bantu pusat yang bertugas di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) sejak Januari hingga April 2009 ini belum menerima honor. Akibatnya, aktivitas mereka dalam proses belajar mengajar (KBM) terganggu. Terutama, guru di pedalaman.
    
"Selama tahun 2009 ini, kami belum menerima pembayaran gaji. Padahal, dengan gaji inilah kami bisa melaksanakan tugas terutama untuk ongkos angkot setiap hari," ujar Satina (43) salah seorang guru bantu yang bertugas di Kecamatan STL Ulu Terawas, Rabu (22/4).
    
Belum dibayarkannya gaji tenaga guru bantu yang ada di daerah ini, kata dia, baru kali ini terjadi. Padahal, guru bantu yang tergabung dalam Tenaga Kerja Sukarela Terdaftar (TKST) yang dibiayai pemerintah daerah, saat ini sudah menerima gaji mereka.
    
Karena itu, dia mengharapkan pihak pemerintah pusat hendaknya dapat segera membayar gaji mereka yang per bulannya sebesar Rp 710 ribu, terhitung sejak Januari 2009. 
    
Sekretaris Dinas Pendidikan Musi Rawas Djumain, saat ditemui mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum mengetahui hal itu, karena gaji mereka dibayar pusat melalui rekening masing-masing.
    
Permasalahan keterlambatan pembayaran gaji guru bantu pusat ini, kata dia, memang sering terjadi pada setiap anggaran baru berjalan. 
    
Djumain cuma bisa mengimbau kalangan guru tersebut agar dapat bersabar, karena gaji mereka pasti akan dibayar pemerintah pusat.    
 

 

 

Sumber :
Ant